h1

Menyulap Foto Menjadi Koran Bekas

Oktober 21, 2007

Koran bekas sering kali disepelekan, setelah dibeli dan selesai dibaca kemudian diletakkan begitu saja sampai lecek dan menguning kemudian dibuang atau diloakkan. Namun, sebenarnya tekstur koran yang sudah usang ini akan terlihat sangat menarik jika diaplikasikan pada foto seperti yang akan kita coba berikut ini. Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyulap foto menjadi potongan koran bekas.

  1.  Buka Foto pada Kanvas
    Seperti biasa, pertama-tama tentukan foto yang akan kita beri efek. Anda dapat menggunakan foto hitam putih atau berwarna. Agar lebih terlihat meyakinkan, contoh yang digunakan adalah foto yang sering muncul di berbagai surat kabar sebagai pendukung berita olahraga, yaitu foto para pemain sesaat sebelum pertandingan. Browse foto yang akan digunakan dan buka pada kanvas kerja Photoshop Anda. 
  2. Ubah Warna pada FotoHilangkan warna dengan menu Image-Adjusment-Desaturate, dan tambahkan layer baru dengan memilih menu Layer-New-Layer, beri nama Layer Warna. Ubah Warna Foreground dengan mengklik Color Palette dan mengisi kode #74673D pada Color Picker. Klik kanvas kerja dengan Paint Bucket Tool. Seluruh foto akan tertutup oleh warna baru ini. Aplikasikan warna kekuningan ini pada foto dengan mengubah Blending Mode pada Panel Layer dari Normal menjadi Color. Segera foto hitam putih Anda akan berubah warna seperti kertas yang sudah lapuk
  3. Tekstur Kertas LecekKlik pada menu Image, pilih Merge Down untuk menggabungkan layer Warna dengan layer Background. Sekarang untuk melengkapi warna usang pada foto, kita akan memberi tekstur kertas yang sudah lecek. Masuk ke menu Filter-Texture-Texturizer, Pilih opsi Sandstone dari berbagai jenis tekstur yang ada, perbesar nilai Scaling hingga 72% dan nilai Relief menjadi 8, Pilih Bottom pada Light Direction untuk menentukan arah cahaya. Tinggalkan pilihan Invert dalam kondisi tidak tercentang (_) dan klik OK. Foto Anda akan terlihat seperti telah diremas-remas dengan penuh emosi. 
  4.  Memperhalus Efek TeksturBerhubung tekstur yang telah kita buat masih terlihat sedikit terlalu kasar, kita akan memperhalusnya. Ubah warna Foreground dengan mengklik Color Palette dan mengisi kode #A09263 pada Color Picker, dan Background dengan warna putih. Ciptakan layer baru seperti pada langkah nomor 2 dengan nama layer Tekstur. Kemudian dengan Paint Bucket Tool, klik pada layer Tekstur untuk mengisi warnanya dengan Foreground. Beri Filter Sketch-Halftone Pattern dengan pengaturan parameternya seperti berikut. Size:1; Contrast:50%; Pattern Type:Dot. Klik OK setelah selesai. 
  5. Mengubah Ukuran PatternJarak dan ukuran pola yang telah kita buat masih kurang memadai untuk diaplikasikan, pilih menu Edit-Free Transform dan tarik tanda panah pada sudut kanvas untuk mengerutkan ukurannya menjadi hanya seperempat dari lebar kanvas. Tekan Enter setelah selesai. Kemudian duplikasi layer Tekstur dengan menekan Ctrl-J sebanyak 3x untuk menciptakan tiga layer yang sama persis. Gunakan Move Tool untuk menyusun potongan-potongan pola ini sehingga menutupi seluruh kanvas seperti sebelumnya. 
  6. Menyatukan Semua LayerSatukan layer tekstur dan ketiga duplikasinya dari menu Layer-Merge Down. Sekarang aplikasikan pola ini pada layer Background dengan mengubah opacity Layer Tekstur sebesar 69% dan ubah Blending Modes pada Panel Layer yang sebelumnya berada pada default Normal menjadi Soft Light. Kembali masuk ke menu Layer-Merge Down untuk menyatukan layer Tekstur dan layer Background. Lalu sebagai langkah terakhir, beri warna yang lebih realistis dengan Image-Adjustments-Hue/Saturation. Masukkan parameter -28 pada Slider Saturation. Klik OK. 
  7. Foto di Koran BekasDengan langkah terakhir tadi, maka foto para pemain bola tadi akan benar-benar terlihat seperti foto yang tercetak di atas selembar koran usang. Bandingkan dengan image sebelumnya untuk melihat  perubahan yang telah Anda buat. Pada intinya, Anda hanya perlu memberikan sedikit tekstur lecek pada foto tersebut dan menyesuaikan warnanya seperti warna kertas cetakan yang telah lama. Hanya memerlukan teknik yang relatif sederhana untuk hasil yang dramatis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: